Maybrat, DETIKPAPUA.COM – Pemerintah Kabupaten Maybrat resmi mengimplementasikan inovasi proyek perubahan bertajuk “TUAN MAYBRAT” (Pengawasan Terpadu Kabupaten Maybrat) yang digagas Kepala Dinas Pertamanan, Kebersihan dan Pemakaman Kabupaten Maybrat, Irene Sahetapi, ST, M.Si.
Peluncuran implementasi tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Maybrat melalui Asisten III Bidang Administrasi Umum, Sergius Turot, di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Maybrat, Selasa (30/06/2026).
Kegiatan ini dihadiri para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maybrat sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan tata kelola pemerintahan dan pengawasan pemanfaatan ruang.
Proyek perubahan tersebut merupakan bagian dari Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II yang diikuti Irene Sahetapi, ST, M.Si yang diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN) Makassar.
Melalui inovasi TUAN MAYBRAT, pemerintah menghadirkan sistem pengawasan terpadu yang mengintegrasikan pengawasan lapangan, pengelolaan data spasial, koordinasi lintas sektor, partisipasi masyarakat, serta penegakan hukum dalam satu mekanisme yang terkoordinasi di Kabupaten Maybrat.
Inovasi ini dirancang untuk mencegah sekaligus menindak pelanggaran tata ruang, menjaga kelestarian lingkungan hidup dan kawasan lindung, mengurangi konflik pertanahan, mewujudkan keadilan pemanfaatan ruang, meningkatkan kepastian hukum serta kepatuhan terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Maybrat.
Selain itu, implementasi TUAN MAYBRAT diharapkan mampu menekan angka pelanggaran tata ruang, mempercepat tindak lanjut laporan masyarakat, menyelesaikan konflik lahan secara adil dan bijaksana, serta menghadirkan sistem pengawasan yang berbasis data dan teknologi.
Mewakili Bupati Maybrat, Asisten III Bidang Administrasi Umum Sergius Turot menyampaikan apresiasi atas lahirnya inovasi tersebut. Menurutnya, TUAN MAYBRAT merupakan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintahan, khususnya pada aspek pengawasan pemanfaatan ruang yang lebih efektif, transparan, dan terintegrasi.
“Pemerintah Kabupaten Maybrat memberikan dukungan penuh terhadap implementasi proyek perubahan TUAN MAYBRAT. Inovasi ini menjadi jawaban atas kebutuhan pengawasan tata ruang yang lebih baik, melibatkan seluruh pemangku kepentingan, serta memanfaatkan teknologi untuk mendukung pembangunan daerah yang tertib dan berkelanjutan,” ujar Sergius Turot.
Ia mengajak seluruh pimpinan OPD, ASN, serta pihak terkait untuk berkolaborasi menyukseskan implementasi inovasi tersebut sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Keberhasilan program ini tidak hanya menjadi tanggung jawab satu perangkat daerah. Seluruh OPD harus bersinergi, membangun koordinasi yang kuat, dan mendukung implementasinya agar pengawasan tata ruang di Kabupaten Maybrat semakin optimal,” katanya.
Sementara itu, Irene Sahetapi menjelaskan TUAN MAYBRAT dibangun sebagai sistem yang mampu memperkuat koordinasi lintas sektor sekaligus meningkatkan kualitas pengawasan pemanfaatan ruang di Kabupaten Maybrat.
“Melalui TUAN MAYBRAT, kami ingin menghadirkan sistem pengawasan yang terintegrasi, berbasis data spasial, melibatkan masyarakat, dan mampu memberikan respons cepat terhadap setiap potensi pelanggaran tata ruang. Harapannya, pembangunan di Kabupaten Maybrat berjalan sesuai aturan, menjaga kelestarian lingkungan, serta memberi kepastian hukum bagi seluruh masyarakat,” tutur Irene.
Peluncuran implementasi proyek perubahan ini menjadi salah satu langkah nyata Pemerintah Kabupaten Maybrat dalam mendorong inovasi birokrasi, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Pewarta: Charles Fatie
![]()

More Stories
Launching Administrasi Festival Budaya Lembah Baliem ke-34 Dimulai
Dinsos Maybrat Salurkan Bantuan Kemensos bagi Warga Terdampak Konflik Sosial di Kampung Sori
Bupati dan Wakil Bupati Syukuran Bersama Warga Tailarek, Luncurkan Program Jayawijaya Terang termasuk Rumah Guru dan Kesehatan