Jayapura DETIKPAPUA.COM Pada Rabu, 03 Desember 2025, Konser Lucky Dube Band di Lapangan Karang PTC (Papua Trade Center / Pusat Pembelanjaan Papua) Bintang Kejora berkibar di tengah berlangsung Konser tersebut. Saat itu Lucky Dube Band sedang menyanyikan lagu: “Reggae Strong”. Panitia pelaksana kemudian mengarahkan agar Bintang Kejora segera diturunkan. Sempat acara konser diberhentikan. Namun, antusias penonton meriakan agar konser dilanjutkan.
Perlu diketahui sebelumnya bahwa Panitia Pelaksana telah mengeluarkan himbauan agar tidak diperbolehkan membawa / mengibarkan dan atau memakai atribut bermotif Bintang Kejora.
Pada saat acara hendak dan saat berlangsung pihak kepolisian Republik Indonesia menjaga ketat area lapangan. Pihak Kepolisian Republik Indonesia melarang keras penggunaan atribut bermotif Bintang Kejora.
Ada 2 orang perempuan mengenakan baju bermotif Bintang Kejora ke tempat acara konser. Tapi saat tiba di sana, pihak Kepolisian Republik Indonesia menghentikan mereka dan menyuruh melepaskan / mengganti baju bermotif Bintang Kejora.
Dari beberapa video, foto dan siaran langsung media sosial yang beredar tampak di tengah konser berjalan 2 buah Bendera Bintang Kejora berkibar. Di samping itu, saat penyanyi Lucky Dube Band meneriaki kata “Papua”, sontak seluruh penonton membalas dengan kata “Merdeka”.
Konser Lucky Dube Band tidak berlangsung lama, karena hujan lebat. Sehingga pada pukul 21.13 (jam 9 malam lewat 13 menit) waktu Papua konser dihentikan.
Satu kejadian yang unik dan mengundang pertanyaan adalah Jaringan internet. Banyak nitizen yang mengeluh karena jaringan internet lemot. Lebih lagi, saat diketahui Bintang Kejora berkibar, tiba-tiba saja jaringan internet gangguan.
Jadi pada saat konser Lucky Dube Band; “Bintang Kejora Berkibar dan Teriakan Papua Merdeka Bergemah”.
Ini adalah “PESAN” kepada seluruh Dunia.
Reggae Strong
Reggae in the bathroom, reggae in the bedroom, (Reggae di kamar mandi, reggae di kamar tidur) Reggae every where (Reggae di mana-mana)
Reggae in jail, reggae in church (Reggae di penjara, reggae di gereja) Everybody likes it (Semua orang suka itu)
They tried to kill it many years ago (Mereka mencoba membunuhnya bertahun-tahun yang lalu),
Killing the prophets of reggae (Membunuh para nabi reggae), Destroying the prophets of reggae (Menghancurkan para nabi reggae)
Chorus:
Nobody can stop reggae (Tidak ada yang bisa menghentikan reggae),
Nobody can stop reggae (Tidak ada yang bisa menghentikan reggae),
Nobody can stop reggae (Tidak ada yang bisa menghentikan reggae)
‘Cause reggae strong (x3)
Karena reggae kuat (x3)
You can change the stylee of playing reggae (Kamu bisa mengubah gaya bermain reggae),
You can change the rhythm of playing reggae (Kamu bisa mengubah ritme bermain reggae),
But never ever change the message (Tapi jangan pernah mengubah pesannya),
Everytime I play it Babylon wish me haffe dead (Setiap kali aku memainkannya, Babylon berharap aku mati),
Everytime I play it Babylon wish me haffe dead (Setiap kali aku memainkannya, Babylon berharap aku mati)
Chorus:
Nobody can stop reggae (Tidak ada yang bisa menghentikan reggae)
Nobody can stop reggae
(Tidak ada yang bisa menghentikan reggae)
Nobody can stop reggae (Tidak ada yang bisa menghentikan reggae)
‘Cause reggae strong (x3) Karena reggae kuat (x3)
RB. UNIKAB
![]()

More Stories
Gubernur Papua Tengah Tegaskan Pendidikan Gratis dan Motivasi Pelajar Lewat Bantuan Laptop
Gubernur dan Wagub Papua Tengah Serahkan Laptop untuk Pelajar di Intan Jaya, Dorong Pendidikan dan Pelestarian Budaya
DPW Partai NasDem Papua Tengah Resmi Dilantik, Natalis Tabuni Nahkodai Kepengurusan