“Bersama untuk Wamena, Aksi Solidaritas bagi Korban Banjir Bandang”
DETIKPAPUA.COM : Wamena – Banjir bandang yang melanda Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, telah mengubah kehidupan banyak warga. Kehilangan harta benda dan tempat mencari nafkah membuat mereka masih sangat membutuhkan bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, seluruh masyarakat, terutama anak-anak muda, bapak-mama, nene-tete, serta adik-kaka di Wamena diajak untuk turut serta dalam aksi kemanusiaan ini dengan memberikan bantuan di Gedung Tongkonan Wamena, Jumat, 16 Mei 2025, pukul 17.00 WIT.

Ketua Panitia Pelatihan Pengembangan Diri SDM OAP, Jose Marlince Anggelina Siep, menyampaikan bahwa setelah kegiatan sore, akan diadakan sesi pujian dan penyembahan, serta pengumpulan berbagai bentuk donasi, seperti pakaian, alat kerja, alat tidur, dan dana bagi keluarga terdampak.
“Besok setelah saya menyampaikan materi, kita akan melanjutkan dengan praise and worship serta donasi,” katanya.

Sementara itu, Fransina Daby, anggota DPRP Papua Pegunungan, mengungkapkan bahwa bantuan dari pemerintah masih sangat terbatas, sehingga sebagai sesama manusia, perlu adanya solidaritas untuk membantu saudara-saudari yang tengah berjuang.
“Setiap waktu saya menerima telepon, beras habis, pakaian dibutuhkan, dan masih banyak lagi. Sebagai anggota DPRP, saya memiliki keterbatasan, namun setidaknya kita bisa berbagi dari apa yang kita miliki,”ujar Fransina, yang juga menjadi donatur kegiatan pelatihan pengembangan diri SDM OAP di Wamena.
Ia juga mendesak Pemerintah Kabupaten Jayawijaya agar segera menyalurkan bantuan secara langsung kepada masyarakat terdampak tanpa melalui perantara.
“Bantuan yang sampai di lokasi sangat sedikit, setiap keluarga hanya mendapatkan 1-5 kg beras. Terpaksa mereka harus memasak di posko dan berbagi dengan yang lain,” tambahnya.
Menurut Fransina, setiap keluarga terdampak setidaknya membutuhkan stok 100 kg beras agar mereka bisa bertahan hidup hingga keadaan membaik.
Selain itu, Hengky Hilapok, perwakilan OKP Cipayung yang turut menggalang aksi solidaritas di Wamena, mengajak masyarakat untuk hadir dalam acara penggalangan bantuan ini.
“Jangan melihat dari besar kecilnya bantuan, tetapi niat kita untuk menolong mereka yang saat ini benar-benar membutuhkan,” ujarnya.
OKP Cipayung juga menyampaikan, mereka akan menunggu kedatangan mahasiswa Jayawijaya dari berbagai daerah untuk bersama-sama menyalurkan bantuan kepada korban terdampak.
Mari kita tunjukkan kepedulian dan aksi nyata untuk membantu saudara-saudari kita yang sedang berjuang melewati masa sulit ini! (AW)
![]()

More Stories
John NR Gobai Tegaskan Perda Otsus Papua Wajib Dilaksanakan: Jangan Abaikan Hak Orang Asli, Stop Pilih-Pilih Regulasi
TPNPB Yahukimo Klaim Gagalkan Kunjungan Wapres Gibran ke Dekai
Aplikasi SADAR Papua Tengah Diluncurkan, Gubernur Tegaskan Komitmen Satu Data Indonesia