Detikpapua.com : Tiom – Dalam momentum Festival Budaya Lani ke-4, Bupati Lanny Jaya secara resmi meluncurkan karya batik khas Lanny Jaya hasil rancangan dua putra daerah Yotran Yigibalom, pelukis batik tangan, dan Daniel R. Kogoya, desainer grafis. Peluncuran ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal.
“Hasil karya anak-anak Lani hari ini secara resmi kami launching, dan lebih lanjut akan diproses serta digunakan oleh pemerintah dan masyarakat Lanny Jaya secara umum,” ujar Bupati Lanny Jaya Aletinus Yigibalom di Tiom,Senin (4/8).
Karya batik ini bukan sekadar produk seni, melainkan representasi mendalam dari identitas budaya Lanny Jaya. Motif-motifnya diambil dari simbol lokal seperti noken, dan warna-warnanya berasal dari alam sekitar putih dari geladi hutan, kuning dari tenombeni, hijau dari lawi-lawi, dan ungu dari jiwa unga.
“Desain ini kami ambil dari budaya kita sendiri. Motif noken, warna-warna alam, semuanya punya makna. Saya dasar Tukulani Punah karena saya tidak ingin budaya kita punah,” jelas Yotran Yigibalom, pelukis batik tangan.
Daniel R. Kogoya menambahkan proses perancangan batik ini telah berlangsung selama 10 tahun, dengan berbagai revisi dan penyempurnaan. “Sudah dirancang sejak lama, tapi baru sekarang benar-benar dibuat dan ditampilkan. Motifnya terus kami perbaiki agar semakin rapi dan kuat secara pesan budaya,” ujarnya.
Keduanya berharap agar batik Lani tidak hanya dipakai sebagai simbol, tetapi juga dihargai sebagai warisan budaya yang harus dijaga. “Harapan saya, batik ini dipakai dengan bijak oleh pemerintah dan masyarakat. Jangan dipakai sembarangan. Biarlah semua orang tahu bahwa ini batik asli Lani,” tegas Yotran.
Peluncuran batik ini menjadi langkah awal untuk memperkuat ekonomi kreatif di Lanny Jaya, sekaligus menjaga agar kekayaan budaya lokal tetap hidup dan dikenal luas. (AW).
![]()



More Stories
Kasat Pol PP Nabire Kawal Wabup Hadiri HUT TNI AL ke-81 di Lanal Nabire
Polisi Usut Penembakan 3 Pegawai Dinas Pertanian di Muliama, TPNPB Klaim Bertanggung Jawab
TPNPB-OPM Klaim Tembak Mati 3 ASN di Wamena, Tuding Korban Agen Intelijen