DETIKPAPUA.COM : Wamena – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua Pegunungan menyalurkan bantuan logistik berupa 100 paket sembako, 40 lembar selimut BNPB, 40 matras BNPB, dan 40 kontainer mini family kit kepada masyarakat pengungsi Suku Lani di Posko Gereja Baptis Heloima, Jalan Kopi-Kopi, Papua Pegunungan pada Jumat, 14 Agustus 2026. Penyerahan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak konflik sosial, ini diserahkan langsung oleh Plt. Kepala BPBD Motius Weya kepada perwakilan pengungsi sebagai komitmen awal pendampingan pemerintah hingga proses pemulihan total.

Plt. Kepala BPBD Provinsi Papua Pegunungan, Motius Weya, menegaskan bahwa kehadiran pemerintah daerah di lokasi pengungsian adalah untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi di tengah kondisi sulit.
Ia meminta bantuan yang telah disalurkan dapat dikelola dan dibagikan secara tertib sehingga seluruh pengungsi yang membutuhkan dapat merasakan manfaatnya.
“Bantuan ini atas nama pengungsi Suku Lanny. Karena itu, bantuan harus diatur dan dibagikan dengan baik agar pengungsi dapat memperoleh manfaat. Kami akan terus bersama-sama sampai dengan proses pemulihan secara total,” ujar Motius.
Sementara itu, perwakilan pengungsi Suku Lanny, Ailes Kogoya, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, khususnya Gubernur dan Wakil Gubernur, serta BPBD yang telah memberikan bantuan.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur, serta BPBD yang telah memberikan bantuan logistik kepada kami. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat pengungsi yang sedang menghadapi kondisi sulit,” kata Ailes.
Para pengungsi berharap dukungan pemerintah tidak berhenti pada bantuan logistik, tetapi terus berlanjut melalui pendampingan hingga kondisi masyarakat benar-benar pulih.
Mereka juga berharap dapat kembali menjalani kehidupan secara aman, layak, dan bermartabat setelah situasi konflik sosial yang memicu pengungsian tersebut dapat ditangani secara menyeluruh. (Red).
![]()

More Stories
Dana Otsus Belum Cair, Sekda Maybrat: Terlalu Banyak Sistem yang Mengatur
Okto Sineri: Data OAP Jadi Kunci Perencanaan Pembangunan dan Ketepatan Dana Otsus
Pemkab Maybrat dan SKALA Papua Barat Daya Dorong Percepatan Pendataan OAP