15 September 2026

DETIK PAPUA

Berita Papua Terkini

Apresiasi Pameran Pembangunan, HIPMI Papua Pegunungan Minta Pemprov Rutin Gelar Event dan Proteksi UMKM

DETIKPAPUA.COM : WAMENA — Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Papua Pegunungan memberikan apresiasi tinggi kepada Gubernur Papua Pegunungan atas penyelenggaraan Pameran Pembangunan selama tiga hari di Wamena. Event ini dinilai memberikan dampak nyata bagi perputaran ekonomi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal di tengah tantangan resesi ekonomi dan pemangkasan anggaran.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua BPD HIPMI Papua Pegunungan, Antonius Wetipo, usai meninjau langsung stan mama-mama Papua di halaman Kantor Gubernur Otonom, Wamena, Kamis (13/8).

“Di tengah resesi ekonomi dan pemangkasan anggaran yang cukup besar, kehadiran pameran seperti ini memberikan dampak yang sangat positif. Banyak UMKM yang sebelumnya mengalami penurunan pendapatan di tempat jualan biasa, kini kembali bergairah karena tingginya antusiasme pengunjung yang membeli produk-produk lokal,” ujar Antonius Wetipo.

Atas dampak positif tersebut, HIPMI mendorong Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan untuk membuat kebijakan proteksi khusus bagi UMKM lokal, khususnya para pedagang mama-mama Papua. Antonius menegaskan bahwa kegiatan pameran atau event serupa perlu diselenggarakan secara rutin guna menjaga stabilitas pendapatan masyarakat.

“Pemerintah daerah perlu memproteksi UMKM yang menjual produk lokal, terutama mama-mama Papua. Kegiatan seperti ini harus rutin dilaksanakan agar pendapatan masyarakat bertambah dan pertumbuhan ekonomi lokal terus bergerak naik,” tuturnya.

Dorong Penguatan Modal dan Keberlanjutan Usaha

Antonius menekankan bahwa fokus utama penguatan UMKM saat ini adalah memberi nilai tambah pada hasil usaha masyarakat agar mampu memenuhi kebutuhan dasar keluarga. Sebab, mayoritas pelaku usaha kecil bertumpu pada hasil jualan harian untuk menyambung hidup.

“Fokus kita adalah pengusaha lokal bisa tumbuh. Nilai tambah yang mereka dapatkan dari jualan ini sangat krusial, utamanya untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarga sehari-hari. Kalau bicara keuntungan skala besar, itu tahap berikutnya,” jelas Antonius.

Guna menjaga keberlanjutan usaha para pelaku UMKM, HIPMI menyarankan agar Pemprov Papua Pegunungan kembali menyalurkan program bantuan modal usaha atau skema kredit yang pro-rakyat, sebagaimana yang pernah dilakukan pada tahun sebelumnya.

“Pemerintah harus berani memberikan akses kredit atau bantuan modal usaha bagi UMKM yang sudah terdata. Seperti langkah Bapak Gubernur tahun lalu yang telah menyalurkan bantuan modal kepada ribuan UMKM. Kami mendorong agar program tersebut dapat dilanjutkan tahun ini supaya usaha masyarakat bisa terus hidup dan berkembang,” pungkasnya. (Red).

Loading

Facebook Comments Box