Detikpapua.com : Wamena – Anggota DPR Papua Pegunungan, Kamilus Logo, menerima pengaduan masyarakat dari Distrik Kurulu, khususnya Kampung Waga-Waga, Eragama, Umpagalo, dan Mebagima. Warga menilai pengerjaan jalan menuju Umpagalo yang dikerjakan salah satu kontraktor tahun anggaran 2025 tidak sesuai kontrak karena hingga Februari 2026 belum dilakukan pengaspalan.
Kamilus Logo mengatakan hal itu usai menerima aduan masyarakat dan mengecek langsung kondisi jalan di lapangan, Jumat (20/2). Menurutnya, kontraktor sudah melakukan penagihan 100 persen meski pekerjaan belum rampung sesuai kontrak.
“Setelah saya cek langsung, kontraktor sudah melakukan tagihan penuh padahal kontraknya sampai pengaspalan. Jalan ini tidak layak, sehingga saya minta BPK turun periksa. Kontraktor jangan ambil uang lalu lari, model kontraktor nakal seperti ini harus di-blacklist,” tegas Kamilus.
Ia menambahkan, jika tidak segera dilakukan pengaspalan, dirinya bersama masyarakat tiga kampung siap melaporkan ke Inspektorat dan BPK. “Tidak ada halangan di lapangan, seharusnya Desember sudah selesai, tapi sekarang sudah masuk bulan kedua belum ada aspal,” ujarnya.
Kamilus juga menyoroti kualitas pekerjaan sepanjang 500 meter yang dinilai tidak sesuai spesifikasi. Ia membandingkan dengan proyek sebelumnya sepanjang 600 meter yang dikerjakan kontraktor lain dengan hasil lebih baik. “Saya orang awam saja bisa lihat ini tidak sesuai kontrak. Karena itu BPK harus periksa dengan baik,” katanya. (Red)
![]()

More Stories
Audrey Disebut dalam Jalur Distribusi Miras di Fakfak, Pernyataan Wabup dan Dewan Adat Kembali Disorot Publik
Pemda Jayawijaya Tekan Inflasi dan Jelang Lebaran Rencana Pasar Murah
Pengaruh Global akan Mempengaruhi Harga BBM dan Ekonomi, Disnaker Perindang: Masyarakat Kembali Hidupi Wen, Wam, Wene