15 Maret 2026

DETIK PAPUA

Berita Papua Terkini

80 Mahasiswa Keperawatan STIKES Papua Sorong Resmi Ikuti Capping Day

Sorong, Detikpapua – Sebanyak 80 mahasiswa-mahasiswi program studi Ilmu Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Papua Sorong, resmi mengikuti prosesi Capping Day tahun akademik 2025/2026. Acara berlangsung khidmat di Auditorium Kampus STIKES, Jalan Kanal Victory Pantai, Km 10 Sorong Timur, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Sabtu (30/8/2025).

Para peserta merupakan mahasiswa semester V angkatan 2023, terdiri atas 10 mahasiswa dan 70 mahasiswi. Mereka kini berhak mengenakan cap perawat, simbol kesiapan untuk memasuki dunia praktik keperawatan.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Fatimah S.Kep., M.Kep., Ners, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan tonggak penting untuk menyiapkan mahasiswa menghadapi praktik di rumah sakit maupun komunitas.

“Sumpah janji memberikan bekal fisik, mental, dan spiritual agar mahasiswa siap mengaplikasikan ilmunya kepada masyarakat dengan penuh tanggung jawab. Diharapkan mereka meneladani pelopor dunia keperawatan dan menumbuhkan rasa cinta pada profesi,” ujarnya.

Ketua STIKES Papua Sorong, Marthen Sagrim, turut menekankan pentingnya pendidikan kesehatan di tanah Papua. Ia menyebut, mulai 8 September mendatang, mahasiswa akan terjun langsung dalam praktik klinik dasar di RSUD Sele Be Solu Kota Sorong, RSUD Waisai Raja Ampat, serta di komunitas selama tiga bulan.

“Kami hadir dengan perjuangan panjang untuk membuka akses pendidikan kesehatan bagi putra-putri Papua. Jangan lihat sulitnya proses, tetapi lihat hasil dan kualitasnya. Mahasiswa harus percaya diri, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja,” tegasnya.

Namun, Marthen juga menyoroti absennya perwakilan pemerintah daerah dalam acara ini. Menurutnya, perhatian pemerintah terhadap pendidikan kesehatan di Papua masih minim.

“Tidak ada satupun perwakilan pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota yang hadir. Padahal, pemerintah seharusnya berperan penting dalam mencetak agen perubahan menuju masyarakat sehat, cerdas, dan produktif,” kritiknya.

Prosesi acara ditandai dengan pembacaan sumpah janji keperawatan, pemasangan cap perawat, serta penyalaan lilin Florence Nightingale yang dipandu rohaniawan sesuai agama dan kepercayaan masing-masing mahasiswa.

Bagi para mahasiswa, Capping Day bukan hanya seremonial tahunan, tetapi momentum bersejarah untuk mengimplementasikan ilmu kesehatan sebagai langkah strategis dalam mengakomodasi pelayanan publik.

 

(Eskop Wisabla)

Loading

Facebook Comments Box