9 Oktober 2026

DETIK PAPUA

Berita Papua Terkini

7 Deklarasi Damai Resmi Tutup Rangkaian Wamena Bermasmur 2026

DETIKPAPUA.COM : ​WAMENA — Rangkaian kegiatan Wamena Bermasmur 2026 yang berlangsung selama tujuh hari resmi ditutup dengan pembacaan tujuh deklarasi damai. Deklarasi ini menegaskan komitmen kuat antara pemerintah daerah dan pihak gereja untuk menjaga kedamaian serta memperkuat kebersamaan di Kabupaten Jayawijaya.

​Acara penutupan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Jayawijaya, Atenius Murip, didampingi Wakil Bupati Roni Elopere, pengurus Persekutuan Gereja-Gereja Jayawijaya (PGGJ), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta para hamba Tuhan dari 17 denominasi gereja di Jayawijaya.

​Tujuh Deklarasi Wamena Damai yang dibacakan oleh Pendeta Alexander Maury mencakup komitmen untuk menjaga Wamena sebagai kota yang damai, memperkuat kesatuan tubuh Kristus, menjaga mezbah doa dan pujian, serta menolak segala bentuk kekerasan dan perpecahan.

​Bupati Jayawijaya Atenius Murip menyampaikan apresiasi mendalam kepada PGGJ, FKUB, Forkopimda, TNI-Polri, ASN, serta seluruh elemen masyarakat dan 17 denominasi gereja yang telah mendukung penuh keberlangsungan Wamena Bermasmur. Ia berharap poin-poin deklarasi tersebut dapat dihayati dan dijalankan bersama.

​”Pemerintah daerah bersama seluruh aparatur berkomitmen penuh bersinergi dengan gereja untuk satu tujuan, yaitu pelayanan masyarakat agar kehidupan kita menjadi lebih baik dari hari ke hari, baik di dunia maupun di akhirat kelak. Oleh karena itu, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada gereja-gereja yang telah mendedikasikan waktu dan tanggung jawabnya selama tujuh hari ini,” ujar Atenius Murip.

​Senada dengan hal tersebut, Ketua PGGJ Jayawijaya, Pendeta Nikolas Marcelino Hubi, turut mengapresiasi langkah pemerintah daerah dalam membangun sinergi yang harmonis dengan lembaga keagamaan.

​”Kami dari Persekutuan Gereja-Gereja Kabupaten Jayawijaya beserta 17 denominasi gereja yang ada, termasuk rekan-rekan dari Katolik, memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada Pemda Jayawijaya dalam hal ini Bapak Bupati, Bapak Wakil Bupati, serta jajaran Forkopimda. Ketika menggagas dan menepati apa yang telah dijanjikan kepada Tuhan, hari ini harapan masyarakat telah terbayar. Saya percaya apa yang Tuhan janjikan bagi pimpinan daerah, aparatur, mitra kerja, seluruh stakeholder, hingga pimpinan gereja dapat terus diwujudkan melalui kerja sama ini,” ungkap Pendeta Nikolas.

​Melalui penutupan ini, kegiatan Wamena Bermasmur 2026 diharapkan dapat menjadi momentum berkelanjutan untuk memperkuat kebersamaan, membina generasi muda, serta merawat perdamaian di Kabupaten Jayawijaya. (Red).

Loading

Facebook Comments Box