DETIK PAPUA

Berita Papua Terkini

Gereja Kingmi Jemaat Efata Dabaa, Klasis Kamuu Timur,Kordinator Dogiyai telah melakukan Ibadah pagi dengan keadaan aman dan terkendali

Dogiyai- Detik Papua, com.
Bertempat di Gereja GKIP Jemaat Efata dabaa Klasis Kamuu Timur Kordinator Dogiyai, Minggu (25/07/21), telah dilaksanakan ibadah minggu pagi.

Hadir dalam ibadah ini, Pdt Alpius Degei S.Th, Pdt Yonatan Pigai,S.Th,Para intelektual, pelajar dan mahasiswa yang ada di jemaat efata dabaa,para badan pengurus Jemaat, dan seluruh umat Jemaat Efata dabaa berjumlah 190 anggota jemaat.
Acara dipimpin oleh ketua badan pengurus Jemaat Efata dabaa Ayub Dumupa,Maka diawali dengan nyanyian pembukaan.
Usai nyanyian pembukaan, acara dilanjutkan dengan doa pembukaan oleh Pdt S.Th.Alpius Degei,S.Th Usai doa pembukaan, langsung masuk dalam pembacaan pokok teks dalam Yoel 1: 15.

Khotbah disampaikan oleh Pdt.Yonatan Pigai S.Th dengan menggunakan Tema umum: Tuhan memanggil kita supaya kita tidak jatuh kedalam pencobaan.

Bagian pertama, bertobatlah sebab kerajaan sorga sudah dekat.

Dalam penjelasannya, bagian pertama bahwa Bertobatlah artinya “mengubah pikiran, perbuatan,tingka laku, karakter yang tidak berkenan di hati Tuhan ” namun maknanya bukan sekadar perubahan pendapat saja. Sebagai istilah religius di dalam Alkitab, bertobat berarti perubahan sikap secara total terhadap dosa dan Allah, disertai dengan perasaan menyesal dan perubahan perilaku

” Kerajaan Surga sudah dekat adalah alasan Yohanes untuk memanggil orang agar bertobat. Sebutan ini, yang khas Matius dalam Perjanjian Baru, didasarkan pada Daniel 2:44; 7:13, 14, 27. Yang dimaksudkan adalah kerajaan Mesianis yang dijanjikan dalam Perjanjian Lama, dengan Yesus yang akan diperkenalkan sebagai raja. (Istilah, “kerajaan Allah,” sering kali memiliki konotasi yang lebih luas, namun pada umumnya di dalam kitab-kitab Injil kedua istilah ini dipergunakan secara bergantian.) Kerajaan Surga Mesianis ini, sekalipun dijanjikan sebagai suatu kerajaan di dunia, namun akan berlandaskan pada prinsip-prinsip rohani, dan akan diperlukan hubungan yang benar dengan Allah untuk dapat memasukinya; karena itulah ada panggilan untuk bertobat,”Jelasnya saat sedang berkhotbah di Gereja GKIP Jemaat Efata dabaa Klasis Kamuu Timur pada hari Minggu 25/07/2021.

Bagian kedua, mengapa kita harus bertobat.

Penjelasan bagian kedua, adalah bahwaYesaya 45:22 Berpalinglah kepada-Ku dan biarkanlah dirimu diselamatkan, hai ujung-ujung bumi! Sebab Akulah Allah dan tidak ada yang lain.

” Dia sendiri adalah ada-dengan sendirinya, cukup-dengan sendirinya, tidak terbatas dan kekal. Celakalah orang-orang yang berselisih dengan Pencipta mereka dan menghormati patung-patung berhala yang tidak bisa memberi kebaikan/keuntungan. Orang-orang yang percaya kepada Allah tidak akan dipermalukan karena keyakinan mereka di dalam Dia,”
Ungkapnya dalam khotbah pdt.Yonatan Pigai,S.Th.

Akhir dari kotbahnya pdt Yonatan yang sedang bertugas di jemaat efata dabaa ini juga menyimpulkan bahwa, Tuhan memanggil kita bukan untuk menjatuhkan atau membuat kita berdosa tidak tapi Tuhan memanggil kita supaya kita diselamatkan sehingga apapun yang kita inginkan kita tekun berdoa kepada Allah Bapa di sorga karena yang punya segalanya adalah dia,” tutup renungannya.

Selanjutnya,Ibadah ditutup dengan nyanyian bahasa mee nomor 36 dan diakhiri dengan pembacaan sepuluh perintah Allah bahkan doa penutup ditutupkan oleh Pdt Yonatan Pigai,S.Th

Akhirnya kami segenap Gembala Sidang, badan pengurus,prakarya,para intelektual, dan seluruh umat jemaat efata dabaa Klasis Kamuu Timur Kordinator Dogiyai mengucapkan selamat merayakan hari raya Minggu ini.semoga kita diberkati dengan Firman Tuhan yang kita sudah terima dan akan terima saat beribadah

( Martinus Komoupai Dumupa )

Loading

About Author