DETIK PAPUA

Berita Papua Terkini

Kadis Pendidikan Intan Jaya Himbau Terkait Keaktifan Sekolah dan Para Guru di Kabupaten Intan Jaya

INTAN JAYA- Meski dalam situasi stabilitas Keamanan yang tidak stabil serta masa pendemi yang belum normal, Kegiatan Belajara Mengajar (KBM) di semua sekolah bisa berjalan terutama di sekitar ibu kota kabupaten. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupatrn Intan Jaya, Apolos Bagau Kepada awak media ini, saat di kediamannya, Jl. Jakarta Nabire, pada Minggu lalu.

“Proses belajar mengajar di setiap sekolah di tahun ini harus berjalan dan diaktifkan kembali. Karena Pendidikan sangatlah penting untuk anak-anak generasi kita kedepan. Kita jangan biarkan proses belajar mengajar ini,” kata Apolos Bagau.

Di samping itu, Bagau mengharapkan agar para guru putera/i daerah memberikan contoh dan kenyamanan terhadap sesama guru yang pendatang agar bisa beta di tempat tugas.

“Iya, Guru-guru asli daerah harus beta di tempat tugas meskipun dalam situasi keamanan yang tidak kondusif dan virus corona yang belum berakhir ini. Sehingga teman-teman guru yang dari luar juga bisa menyesuaikan dan bisa merasakan kenyamanan. Bagaimana kalau mereka (guru pendatang) mau tinggal dan nyaman di tempat tugas, kalau guru-guru asli saja lari ke kota,” jelasnya Bagau.

Sekolah yang ada di luar ibukota kabupaten saya mengharapkan khusus bagi kelas persiapan UNBK baik SD maupun SMP di pusatkan di sekitar ibukota kabupaten maupun Kecamatan.

“Kami sudah pusatkan di bilogai bagi kelas persiapan ujian untuk SMP YPPK Bilai, SD dan SMP Hitadipa di Yogatapa dan sekolah persiapan di kecamatan Homeyo pusatkan di SD Inpres Pogapa. Dan saya harap kelas persiapan sekolah yang lain juga bisa koordinasi secepatnya dengan kami agar dapat ditempatkan di satu tempat yang nyaman. Agar tidak merugikan generasi bangsa,” terangnya.

Saya menilai bahwa keadaan yang tidak kondusif di daerah Intan Jaya adalah penyebab dua Virus, yaitu persoalan keamanan yang tidak kondusif dan virus corona. Untuk mengimbangi kedua persoalan ini, terutama situasi keamanan yang tidak kondusif, Saya menghimbau kepada semua PNS dan Kepala Dinas agar hidup dan tinggal bersama masyarakat di tempat tugas.

“Saya selalu bersama masyarakat di atas (Intan Jaya). Penembakan terhadap tiga pemuda beradik kakak adalah keluarga saya sendiri dan kejadian ini terjadi selama saya masih di atas. Saya mengalami dan merasakan kerinduan dan kenyamanan masyarakat kita,” harapnya.

Sebab mereka (masyarakat) tidak butuh lebih, hanya kehadiran kita para kepala dinas dan PNS bersama mereka, terutama putera/i asli daerah. Mereka bisa terasa nyaman dan ini yang saya bisa masukan kepada teman-teman Kepala dinas dan para PNS terkait situasi kemanan di Intan Jaya agar bisa ke tempat tugas dan bekerja sesuai amana yang diberikan”, tegas Apolo.

Loading

About Author